WHO WE ARE

Siapakah Kami

Pertanyaan “Siapakah kami?” bukan sekadar pertanyaan tentang sebuah nama atau organisasi. Bagi kami, ini adalah sebuah pencarian identitas, pencerahan panggilan, dan pengakuan atas perjalanan iman yang telah dihidupi selama lebih dari empat abad.

Christian Life Community (CLC)—atau yang di Indonesia dikenal sebagai Komunitas Hidup Kristiani (KHK)—adalah sebuah komunitas awam Katolik berskala internasional yang berakar kuat pada Spiritualitas Ignasian. Kami terdiri dari pria dan wanita, muda dan tua, dari berbagai latar belakang budaya, profesi, dan status sosial yang dipanggil untuk mengikuti Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Tiga Pilar Identitas Kami

Kehidupan kami sebagai anggota CLC dibentuk dan dijiwai oleh tiga pilar utama yang saling mengikat:

Christian Life Community

Tiga Pilar Identitas CLC

Tiga unsur yang membentuk cara CLC menghidupi iman, berjalan bersama, dan menjalankan perutusan.

Pilar 01

Spiritualitas Ignasian

Berakar pada Latihan Rohani St. Ignatius Loyola dan belajar menemukan Allah dalam segala sesuatu.

Pilar 02

Komunitas

Berjalan bersama dalam komunitas, berbagi kehidupan, iman, dan pengalaman untuk bertumbuh bersama.

Pilar 03

Misi Kerasulan

Membawa iman ke dalam kehidupan nyata dan menghadirkan pelayanan bagi sesama serta dunia.

CLC Way of Life

Mengintegrasikan iman dan kehidupan nyata, berjalan bersama dalam komunitas, demi mengabdi Allah dan melayani sesama.

1. Spiritualitas Ignasian: Akar Kehidupan Kami

Akar kami tertanam pada Latihan Rohani Santo Ignatius dari Loyola. Spiritualitas ini mengajar kami untuk “menemukan Allah dalam segala sesuatu”—dalam pekerjaan kami, keluarga kami, pergumulan sosial, hingga dalam keputusan-keputusan kecil sehari-hari. Melalui doa harian, Penelitian Batin (Examen), dan Pendalaman Kitab Suci, kami dilatih untuk memiliki kebebasan batin agar selalu siap sedia diutus.

2. Komunitas: Berjalan Bersama

Kami tidak menghidupi iman ini secara sendirian. Di CLC, kami berkumpul dalam kelompok-kelompok kecil (sel) yang bertemu secara berkala untuk saling membagikan rahmat, tantangan hidup, dan pengalaman iman. Komunitas lokal ini terhubung menjadi satu Komunitas Dunia (ONE World Community) yang hadir di lebih dari 60 negara.

3. Misi: Menjadi Tubuh Apostolik

Spiritualitas dan komunitas kami selalu bermuara pada pelayanan. Sebagai kaum awam, dunia adalah medan kerasulan kami. Kami diutus untuk membawa nilai-nilai Injil ke dalam struktur masyarakat—dalam bidang hukum, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga perjuangan demi keadilan dan perdamaian.

Dari Mana Kami Berasal?

Sejarah CLC

Darimana Kami Berasal

Sejarah kami membentang dari abad ke-16, bermula dari Kongregasi Maria yang didirikan oleh Romo Jean Leunis SJ di Roman College pada tahun 1560-an. Sepanjang perjalanan sejarahnya—termasuk masa pembaruan radikal pasca-Konsili Vatikan II pada tahun 1967—kami bertransformasi dari sebuah gerakan devosional menjadi sebuah Tubuh Apostolik Awam yang mandiri dan bertanggung jawab penuh atas misinya di dalam Gereja.

Cara Hidup Kami

Dalam dinamika komunitas, kami mempraktikkan proses penataan hidup kerasulan melalui empat langkah berkesinambungan:

Pembedaan Roh / Discerning

Bersama-sama membedakan roh dan mendengarkan ke mana Allah memanggil kami.

Mengutus / Sending

Komunitas mengutus para anggotanya untuk menjalankan pelayanan yang telah didiskresikan.

Mendukung / Supporting

Saling mendoakan, mendampingi, dan menopang dalam setiap pelayanan.

Mengevaluasi / Evaluating

Meninjau kembali buah-buah pelayanan demi perbaikan dan pertumbuhan rohani.

Kami adalah kaum awam Ignasian yang dipanggil untuk mengintegrasikan iman dan kehidupan nyata, berjalan bersama dalam komunitas, demi mengabdi Allah dan melayani sesama.

our newsletter

Enter your email address to be updated with fresh news

Receive emails updates and hot offers